Our Feeds
zhons

Buka Sirap di Makam Kramat Buyut Trusmi Cirebon

Buka Sirap di Makam Kramat Buyut Trusmi Cirebon

Acara itu sebelumnya bernama Buka Sirab, namun beberapa waktu lalu diganti menjadi Buka Sirap. Awalnya, acara Buka Sirap dilaksanakan delapan tahun sekali, namun diubah menjadi empat tahun sekali.

Sirap berarti memakai kayu jati. Jadi, dulunya menurut kepercayaan Jawa, sifat Allah itu ada 20 sifat.

"Makanya sifatnya Allah itu tidak diganti, hanya dibuka, dipelajari, diresapi, dan dihayati," ujar Kepala Juru Adat Buyut Trusmi, Tonisyah, saat ditemui di Makam Kramat Buyut Trusmi, Desa Trusmi Wetan, Senin (27/8/2018).

Mereka datang berbondong bondong mengikuti acara buka sirap intinya ikut membantu dalam melaksanakan buka sirap, kata orang trusmi bilang ikut membatu dalam acara buka sirap di namakan mengobeng atau ngobeng istilah bahasa jawa orang masyrakat trusmi bilang..

Acara itu diikuti oleh pengunjung dari berbagai kota yang ada Indonesia, di antaranya Sukabumi, Bogor, Tasikmalaya, dan masih banyak lagi.

Buka Sirap tersebut akan dilaksanakan selama satu pekan, hingga Minggu (2/9/2018) malam.

Dari acara tersebut, ada yang menarik perhatian yakni setiap orang yang datang ke makam itu semuanya melepas alas kaki.

Dalam rangka acara buka sirap tersebut berbagai macam hiburan di laksanakan pada siang hari hingga malam hari

Hiburan tersebut adalah pertunjukan wayang kulit wayang purwa, di samping ada wayang kulit ada hiburan organ tunggal dan panggung sandiwara

Masyarakat yang datang dari berbagai pelosok desa dan dari luar kota cirebon pun ada yang ikut antusias membantu dalam melaksanakan buka sirap tersebut [Trussemi blog]

Subscribe to this Blog via Email :
Previous
Next Post »