
Suasana jelang memayu buyut trusmi
terussemi kecamatan Plered kab Cirebon Hari jumat pagi hingga malam 30 Oktober 2026 menjelang memayu buyut trusmi
terlihat para pedagang musiman tahunan kupat dan lepet dalam bahasa jawa wong trusmi cirebon
mereka menjajakan dagangan begitu antusias dalam rangka memayu buyut trusmi ganti welit atau ganti atap yang terbuat dari bahan alami rumbia yang akan di gelar pada hari senin tanggal 2 November tahun 2026
Acara ini digelar setiap tahun menjelang musim hujan,” menurut masyarakat
sebagai wujud syukur kepada Yang Maha Kuasa,
Terlepas dari pro-kontra yang belakangan muncul dalam memaknai ritus “memayu”, upacara ini nyatanya masih terus diuri-uri oleh masyarakat Cirebon.
Istilah “memayu” sendiri berasal dari kata “hayu” yang berarti cantik, indah atau selamat. Kata memayu mendapat awalan “ma” menjadi “mamayu” yang berarti mempercantik, memperindah atau meningkatkan keselamatan. Namun setelah sering-sering diucapkan, kata mamayu menjadi popular disebut memayu .















